header fadmalalala

Kampung Ramadhan Jogokariyan 2021 : Dari Masjid Kita Bangkit

Bagi umat muslim, Ramadhan adalah bulan yang di nanti-nanti. Setiap tahun, Jogokariyan selalu menyelenggarakan kegiatan Kampung Ramadhan Jogokariyan atau biasa disebut KRJ. Setelah tahun kemarin ditiadakan karena adanya covid 19, tahun ini Masjid Jogokariyan berani untuk maju dan mengadakan kegiatan Kampung Ramadhan. Tentu saja, kegiatan ini tetap melewati perizinan dari berbagai petugas terkait. 

Setelah 23 tahun lebih aku tinggal di Jogokariyan, KRJ memang berdampak besar untuk semuanya khususnya untukku. Ada banyak kegiatan di KRJ ini, seperti pasar sore ramadhan yang berlokasi di jalan Jogokariyan. Berbagi 2000 porsi takjil di masjid Jogokariyan, dan sebagainya.

Kampung Ramadhan Jogokariyan

KAMPUNG RAMADHAN JOGOKARIYAN 2021

Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini mengangkat tema “Dari Masjid Bangkitkan Semangat Iman di Era Covid”. Karena dengan iman kita yakin bahwa apa yang terjadi adalah garis takdir Allah yang sepatutnya tetap kita syukuri. Dengan adanya Kampung Ramadhan Jogokariyan ini, Masjid Jogokariyan berharap dapat menumbuh suburkan iman dalam hari kita sehingga selalu semangat dalam beraktivitas dan berbuah akhlaq yang mulia kepada sesama.

Subsidi Sahur

Salah satu kegiatan Kampung Ramadhan Jogokariyan adalah subsidi sahur. Pembagian subsidi sahur oleh Masjid Jogokariyan ini dilakukan sebelum bulan Ramadhan yakni pada hari Ahad, 11 April 2021. Subsidi sahur ini dibagikan kepada warga yang membutuhkan sesuai dengan data warga yang dapat diakses oleh masjid.

Dengan adanya subsidi sahur ini, Masjid Jogokariyan berharap dapat menjadi syiar yang bermanfaat dan dapat menginspirasi kita agar dapat membantu sesama dalam keadaan suka dan duka.

“Semoga Allah tetapkan hidayah pada diri kita, dan selalu beristiqomah di jalan Allah SWT. Aamiin..”

Kajian Ramadhan

Disaat situasi covid 19, kajian di Kampung Ramadhan Jogokariyan ini sebagian besar online. Menggunakan media youtube atau zoom untuk beberapa kajian. Ada beberapa kajian KRJ tahun ini, diantaranya adalah:

  1. Seminggu Berkisah bersama Juru Kisah dari PPMI. Kajian ini dikhususkan untuk anak-anak agar bisa mendengarkan cerita – cerita islami di bulan Ramadhan bersama kakak-kakak pendongeng. Karena acara ini juga diadakan pada hari rabu- ahad, 14-18 April 2021 jam 16.30 sore di Streaming Youtube Masjid Jogokariyan Channel. Sehingga, sambil menunggu jam berbuka, anak-anak di rumah tetap mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
  2. Dialog Ramadhan bersama Sandiaga S. Uno. Kajian ini bertemakan “Masjid sebagai Destinasi Wisata dan Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif” melalui zoom.
  3. Jogotalks bersama Ust. dr. Zaidul Akbar. Bertemakan “Tips Sehat Selama Ramadhan di Era Pandemi” melalui zoom.
  4. Dalan Bali Series. Kajian online yang dikemas seperti podcast untuk saling ngobrol, ngaji dan becerita dengan ustadz – ustadz menarik seperti Ustadz Fatan Arif Ulum, Habib Muhammad Bin Anies, Ustadz Zaky A. Rivai, dan Ustadz Muhammad Dalton Fisabilillah.
  5. Tahfidz Online yang diadakan untuk HAMAS (Himpunan Anak Masjid) Jogokariyan
  6. Kajian Parenting bertema “Sinergi Ayah – Bunda di Era Digital”. Kajian yang diisi bersama Ustadz Mohammad Fauzil Adhim
  7. Jogotalks Special Quarter Life Crisis. Bersama Alvi Syahrin dengan tema “Jika kita sedang tidak baik-baik saja” dan Sherly Annavita dengan tema “How to Deal With Overthinking and Insecurity”
  8. Tabligh Akbar Online. Kajian yang diisi bersama Habib Novel Alaydrus bertema “Menjadi Muslim Seutuhnya”.
  9. Jogotalks "Jangan Sampai Mereka Kelaparan". Dengan pembicara Ilham Prihatin (Founder Nasi Gratis Jogja) dan Mas Grendy (Founder dan Pegiat Jum’at Berkah)
  10. Kajian Muslimah dengan tema “Dedikasi Muslimah Qur’ani Untuk Peradaban” bersama Ustadzah Ninih Muthmainnah (Teh Ninih) merupakan pembina yayasan Darul Muthmainnah & Tasdiqu Qur’an.
  11. Dunia Menjauh Saat Kau Kejar. Bersama Ust. M. Fauzil Adhim, Ust. Salim A. Fillah, dan dr. Rinaldi Tri Frisianto


Baca Juga:


Pasar Sore Kampung Ramadhan Jogokariyan

Salah satu yang tak terlupakan di KRJ adalah adanya pasar sore ramadhan di Masjid Jogokariyan. Tepatnya adalah di Jalan Jogokariyan dan berpusat di Masjid Jogokariyan. Pasar sore ini hanya saat bulan Ramadhan saja. Pasar sore ramadhan ini dimulai pada pembukaan Kampung Ramadhan Jogokariyan, tepatnya hari selasa, 1 Ramadhan 1442 H hingga sebelum lebaran pada jam 15.00 hingga magrib. Jadi, setelah magrib, para penjual sudah di haruskan untuk menutup dagangannya sehingga tidak mengganggu waktu tarawih.

Masjid Jogokariyan mengadakan pasar sore Ramadhan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang meredup dikarenakan adanya covid 19 ini. Dan berharap dapat menjadi cahaya bangkitnya kemandirian dalam ekonomi.

Tak ketinggalan juga, walaupun tetap ada pasar sore tapi tahun ini semuanya tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti adanya jarak diantara para pedagang dan para pengunjung, tetap menggunakan masker yang berada di lingkungan Kampung Ramadhan Jogokariyan, terdapatnya handsanitizer di berbagai titik di Jalan Jogokariyan, terdapat tempat cuci tangan sebelum memasuki Masjid, dan adanya tes Genose untuk pedagang setiap 2 minggu sekali. Tak lupa juga selalu menyemprotkan disinfektan setiap harinya di semua titik setelah selesai acara pasar sore.

Saat melihat video Official Behind The Kampoeng Ramadhan Jogokariyan #17, ada beberapa cuplikan sempat ditutupnya jalan Jogokariyan menuju KRJ. Pihak polisi menutup jalannya ke KRJ karena mebludaknya pengunjung. Pengunjung jadi kesusahan untuk memasuki wilayah Jogokariyan. Sampai warga sendiri pun tidak diperbolehkan lewat.

Jelas, berkurang sekali pengunjung dan menurun juga hasil dari penjualan pedagang. Tapi, tak menyurutkan kami warga, pengurus dan takmir untuk membantu pengunjung yang ingin memasuki wilayah Jogokariyan. Terima kasih juga pak polisi yang setia menemani hingga berakhirnya KRJ :D

Takjil Masjid Jogokariyan

Takjil Masjid Jogokariyan juga menjadi ciri khas tersendiri di bulan Ramadhan. Tak seperti takjil di tempat lainnya, takjil di Masjid Jogokariyan biasa menggunakan piring untuk tempat takjilnya dan dibagikan satu persatu untuk para jamaahnya. Tak hanya itu, menu yang disajikan di masak langsung oleh keompok ibu-ibu warga Jogokariyan sendiri. 

Tapi, karena adanya covid 19, penggunaan piring dialihkan menjadi memakai dus yang dicetak khusus KRJ yaitu “Sego Takjil”. Kardus untuk tempat Takjil disiapkan oleh warga sendiri. Mereka berpartisipasi ikut melipat kardus untuk Sego Takjil. Sebanyak 2000 porsi takjil dibagikan untuk jamaah dan warga sekitar yang datang di KRJ untuk berbuka.

Selain itu, tanda untuk berbuka di Masjid Jogokariyan berbeda dengan yang lain yaitu menggunakan sirine. Sirine yang bisa di dengar oleh semua orang yang berada di Kampung Ramadhan Jogokariyan.

Sego Takjil Masjid Jogokariyan


Tarawih Masjid Jogokariyan

Tak ketinggalan juga nih, tarawih di Masjid Jogokariyan pada bulan Ramadhan tahun ini ada “Tarawih Syahdu” bersama Imam Palestina yaitu Syakh Abu Ajwa. Kesempatan yang langka untuk menghubungkan diri dengan Al-Quran dan dengan Baitul Maqdis. Semoga aku diberi kesempatan untuk sholat disana. Aamiin :’)

Bulif Kampung Ramadhan Jogokariyan

Seperti tahun sebelumnya, KRJ selalu mencetak BULIF (Buletin Idul Fitri) yang berisi semua artikel kegiatan selama ramadhan. Di dalam bulif juga berisi rincian dana masuk dan keluar untuk keuangan masjid. Jadi semua dana yang dipakai tertulis dan tercatat di bulif ini.

Didalam bulif juga ada komik mini hasil karya anak HAMAS Jogokariyan. Juga terdapat ucapan salam atau pesan kecil yang di tulis oleh warga untuk warga. Jadi kita bisa menulis pesan dari si A untuk si B. Seperti ucapan permohonan maaf, selamat idul fitri, dan sebagainya yang ucapan itu sebelumnya dititipkan kepada pengurus untuk di cetak menjadi satu didalam Bulif tersebut. Seru sekali kan :D



DARI MASJID JOGOKARIYAN KITA BANGKIT

Masjid Jogokariyan adalah masjid yang mengedepankan kemakmuran para jamaahnya. Satu kampung Jogokariyan terdiri dari 4 RW yang satu RW terdapat 4-5 RT dan masing-masing RT terdapat banyak KK. Satu kampung ini hanya ada 1 masjid, yaitu Masjid Jogokariyan ini yang berada di tengah-tengah kampung.

Kampung Jogokariyan ini juga tidak ada gereja, kuil, dan lainnya. Jadi pusat ibadah di kampung ini adalah Masjid Jogokariyan. Walaupun warga ada bermacam-macam perbedaan seperti agama dan lainnya, masjid Jogokariyan memberikan pelayanan ke semua warganya sama rata dan tanpa memandang ras, agama, dll.

Tes Genose Covid 19

Selain adanya tes Antigen di Masjid Jogokariyan, pada Jumat 13 Sya’ban 1442 H atau sebelum Ramadhan kemarin, Masjid Jogokariyan sudah mempunyai dan mulai mengoperasikan layanan GeNose. Layanan ini untuk meningkatkan kuantitas screening covid 19. Dan di bulan Ramadhan ini, para pedagang di Kampung Ramadhan Jogokariyan minimal 2 minggu sekali wajib untuk tes Genose untuk menjaga pengendalian pandemi ini.

Bagi warga yang ingin cek covid 19, bisa datang ke Masjid Jogokariyan dengan infaq minimal 20ribu saja. Infaq ini untuk pembelian plastik yang digunakan untuk Tes Genose tersebut. Jadi, siapapun warga yang membutuhkan bisa datang ke Masjid Jogokariyan.

Pengganti KRI Nanggala 402

Tahun ini, pada pertengahan di bulan Ramadhan kemarin masih ingat dengan kejadian memilukan ini? Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali. KRI Nanggala 402 yang ditemukan pada kedalaman 838 meter di perairan Bali dengan membawa 53 prajurit terbaik Angkatan Laut. Jika ingat peristiwa ini, mengalir lagi air mataku.

Dengan adanya peristiwa ini selain memberikan tanda kasih untuk para korban, Masjid Jogokariyan yang berawal dari ide anak-anak HAMAS Jogokariyan mengadakan penggalangan dana pengganti kapal selam KRI Nanggala 402. Masya Allah, begitu mulianya pemikiran mereka. Dengan dibantu oleh para pengurus dan takmir Masjid, mereka berkeliling ke KRJ untuk mensyiarkan tujuan mereka.

Alhamdulillah hari pertama dibuka rekening penggalangan dana pengganti kapal selam KRI Nanggala 402 tembus 300 juta, dan dalam 3 hari setelah dibukanya rekening sudah tembus 1 Milyar. Allahu Akbar! Masya Allah, semoga Allah meridhoi perjuangan dan melipat gandakan amal mereka. Aamiin.. 

Penggalangan Dana Kapal Selam


INFORMASI MASJID JOGOKARIYAN

Alamat : Jl. Jogokaryan No.36, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Email : masjidjogokariyan@gmail.com

Instagram : @masjidjogokariyan

Twitter : @jogokariyan

Facebook : Masjid Jogokariyan Yogyakarta

Youtube Channel : Masjid Jogokariyan

Website : Masjid Jogokariyan

Baca Juga:

Demikianlah sedikit cerita dari kegiatan Kampung Ramadhan Jogokariyan 2021 : Dari Masjid Kita Bangit. Segala hal positif walau kecil yang kita lakukan akan bermanfaat di kemudian hari. Jadi, jangan anggap hal kecil itu sebagai hal sepele. Tapi jadikan hal kecil itu jadi kebiasaan baik yang bisa manfaatkan dikemudian hari. Terima kasih...

Salam Fadmala



x

Related Posts

5 komentar

  1. Wah Kak Fadmala orang Jogja :D
    Masya Allah,saya baru tahu proses di balik layarnya yang sangat mengharukan,penuh dedikasi,dan niat tulus.Saya merinding melihat info terakhir dari pembelian kapal selam yang diusung Para Relawan di Masjid Jogokariyan.Betapa mereka sangat ikhlas dan tetap menjunjung NKRI dengan salah satunya ikut andil membeli.Semoga Allah membalas kebaikkan mereka dengan pahala yang berlipat ganda.Sungguh wujud dari pemukiman yang padat penduduk tapi hidup rukun dan mengayomi satu sama lain.:')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, masih betah aja nih di jogja sampai sekrang :D
      .
      Aamiin.. Bener banget, walau masih terdapat perbedaan antara satu dengan yg lain, tapi kita semua adalah satu. Satu kebangsaan Indonesia :)

      Hapus
  2. arghh... menginspirasi sekali...

    BalasHapus
  3. Aku belum pernah kesini kayaknya, kok baru tahu ya ada masjid apik Jogokaryan. Hmmm, jadi tahu dari ulasan mbak

    BalasHapus

Posting Komentar