Ticker

6/recent/ticker-posts

SHARING TIME SERU BERSAMA PENULIS NOVEL DUA BARISTA

Assalamu’alaikum..

Kapan lagi nih bisa sharing bareng penulis novel yang viral ini.. Sharing semalem alhamdulillah dapat banyak ilmu dari penulis novel “Dua Barista”, kumpulan cerita “Lipstik”, dan “Kupu-Kupu Marrakesh” yaitu kak Najhaty Sharma.

Luar biasa banget nih ilmu yang di share ke kami agar semangat terus buat nulis. Dan bagaimana caranya biar tulisan kita itu bisa viral. Teknik dan marketing yang bagus juga mempengaruhi agar cerita itu bisa viral yaaa.. Jadi cerita bisa viral itu gak Cuma sekejap mata saja. Tapi melaluidan butuh proses yang cukup panjang. Mau tau ilmu yang aku peroleh semalam? Yuk baca sampai selesai yaaa :D

gallery fadmala


LATIHAN BERTAHUN – TAHUN

Mau punya novel atau cerita biar viral? Sebelum itu kita harus latihan terus untuk menulis. Apapun itu tulisannya, yang penting kita terus menulis ya. Tanpa teori pun gak apa-apa, yang penting terus menulis. Dari berlatih menulis bertahun-tahun lama – lama kita akan tahu tentang kekurangan dan kelebihan kita dari tulisan kita. Kita perbaiki terus tulisan kita itu.


KONSTRUKSI CERITA

Konstruksi cerita itu sangat PENTING! Karena cerita kita harus sinkron antara part awal sampai di akhir. Ada perbedaan antara Plot dengan Alur ya. Plot itu harus ada kesinambungan antara part 1,2,3, dan seterusnya. Karakternya juga harus mewarnai atau sepadan dengan plot. Sedangkan Alur itu cerita yang hanya mengalir saja sampai selesai.

Ada beberapa hal penting yang harus dipahami di dalam konstruksi cerita, yaitu:

PENOKOHAN : Kita harus memahami karakter tokoh dari cerita yang kita buat. Lebih baik lagi jika tokoh – tokoh yang kita buat ini benar – benar ada. Kita harus mempersiapkan tokoh dalam sebuah cerita dengan baik.

LATAR : Latar yang kita tulis itu seperti benar – benar ada, walaupun kenyataanya latar itu hanya ada di cerita saja. Tapi kita harus bisa menceritakan di sebuah cerita itu bahwa latar yang digambarkan seperti benar – benar ada.

KONFLIK : Konflik ini harus ada agar cerita yang kita buat benar – benar hidup. Dan pembaca tidak bosan saat membacanya.

SOLUSI : Setelah ada konflik, kita juga harus memikirkan tentang solusi dari konflik yang ada untuk menyelesaikan permasalahan di dalam konflik tersebut. Lebih baik lagi, jika solusi yang dibuat bisa dipelajari dari kehidupan sehari – hari.


CARA PEMBACA AGAR TIDAK BOSAN

Dalam sebuah cerita yang kita buat, bagaimana caranya agar pembaca tidak bosan saat membaca cerita kita. Disinilah kita harus banyak belajar menulis. Bisa jadi saat kita membaca tulisan kita sendiri kita juga bosan, apalagi pembaca bisa lebih bosan untuk membacanya.

  • Lakukan interaksi misalnya di facebook, dll untuk mngetahui kekurangan dari cerita yang kita buat dengan melihat komentar – komentar pembaca.
  • Memperbanyak dialog, bukan percakapan. Dialog seperti plot, bisa menghubungkan dengan part 1,2,3,dan seterusnya.
  • Show Don’t Tell! , misalnya adalah saat sedang menggambarkan seseorang yang romantis, jangan bilang bahwa “si A itu orang yang romantis”. Tetapi lebih menunjukkan ke tingkah laku dari si A tersebut. Misalnya, si A membawakan tas istrinya, dll.
  • Masukkan pengalaman spritual kita sehari-hari ke dalam novel kita. Hikmah atau nasehat hidup kita bisa disisipkan kedalam novel atau cerita kita.
  • Menjadikan tokoh utama sebagai feel/ salah satu alasan agar orang atau pembaca membeli buku kita. Oleh karena itu, penokohan itu penting dalam konstruksi cerita.
  • Perbaiki Opening! Agar saat membaca opening itu, pembaca tidak bosan dan bisa menarik minat pembaca.


MARKETING

Marketing itu ada Marketing Organik dan Marketing Non Organik. Untuk marketing non organik, bisa menggunakan Instagram Ads atau Facebook Ads, karena bisa memilih umur, lokasi, kategori dari target marketing kita. Untuk marketing Organik, kita bisa share cerita memalui facebook dan melihat komentarnya langsung dari pembaca. Agar kita bisa tau feed baliknya dari pembaca.

Marketing itu butuh Networking. Dari teman, relasi, publishing, dan lain sebagainya. Untuk itu, sebaiknya kita mencari sebanyak-banyaknya networking atau relasi agar kita bisa lebih mudah untuk mempromosikan buku, novel, dan cerita kita.


“Seorang Penulis itu pasti memalui masa writer drop atau mood up and down, dan saat kita down sebaiknya kita jangan memaksakan untuk menulis karena hasil akhirnya nanti pasti akan berbeda. Sebaiknya kita perbaiki dulu niat awal kita dan melanjutkan tulisan kita saat mood kita sudah kembali baik”

Terima kasih sudah membaca tulisanku ini dari hasil sharing bersama kak Najhaty Sharma, jika ada salah dari tulisan ini, saya mohon maaf.

Tetap semangat dan jangan berhenti tuk terus menulis...

Wassalamu’alaikum..

Posting Komentar

0 Komentar