Ticker

6/recent/ticker-posts

SERUNYA BUDAYA “NYINOM” DI DESA

 Assalamu’alaikum..

Siapa disini yang sudah menikah? Bagaimana tradisi & budaya pernikahannmu? Apakah bernuansa modern? Atau masih bernuansa classic? Seru juga ya kalau kolaborasi budaya classic dengan budaya modern. Hehee,,

Ada yang tau apa itu “NYINOM”?

Kali ini aku mau bahas tentang budaya Nyinom di desa ya.. Kenapa di desa? Karena di kota sudah jarang sekali menggunakan tradisi ini. Dan kebudayaan di desa jauh lebih kuat dan tidak asing dengan budaya ini.

~ My Gallery ~


ARTI NYINOM

Nyinom berasal dari bahasa prancis yang artinya melayani. Arti nyinom itu sendiri sederhananya adalah sekelompok muda/ mudi (dari organisasi pemuda di desa/ kampung) yang bertugas membantu suatu acara hajatan warga dalam hal melayani tamu, seperti mengantarkan minuman, snack, atau makanan besar. [Source : Kompasiana.com]

Menurutku sendiri, budaya nyinom itu adalah kegiatan yang dilakukan sekelompok muda – mudi untuk melayani tamu di hajatan. Kadang nyinom itu sendiri bisa dilakukan oleh bapak/ ibu jika muda-mudi di desa tak cukup atau tak ada. Tapi itu jarang sekali terjadi yaa..


SERUNYA BUDAYA "NYINOM"

Tugas para muda – mudi untuk nyinom di suatu hajatan adalah melayani tamu. Mereka melayani tamu – tamu dengan cara berpasang – pasangan. Seperti di hajatan pernikahan, terdapat seorang Sabet (seseorang yang berkomando untuk proses keluar masuknya makanan/ minuman). Seorang sabet mengkomando pemuda untuk keluar mengantarkan makanan menggunakan baki. Sedangkan pemudi sudah menunggu di dekat tamu yang duduk untuk menyerahkan makanan ke tamu – tamu yang hadir. Hingga makanan/ minuman selesai di serahkan kepada tamu, begitu seterusnya.

Biasanya keluar masuknya makanan/ minuman di bagi menjadi beberapa sesi. Yang pertama adalah snack dan yang kedua adalah makanan berat. Biasanya terakhir juga ada dessert, tergantung dari acara hajatan dan pemilik hajatannya.

Mungkin kalian berfikir terlihat capek memang, tapi di balik itu sering sekali aku lihat canda – tawa oleh pemuda – pemudi di balik tirai. Hehee,, Mereka menganggap itu hal yang biasa, karena sudah terbiasa. Keakraban di antara muda –mudi juga tambah erat dengan adanya kumpulan untuk nyinom ini. Tak lupa juga mereka berswafoto bersama. Oya, nyinom ini juga menggunakan seragam ya. Biasanya para muda – mudi sudah punya seragam batik sendiri untuk nyinom ini. Jadi untuk berfoto bersama pun mereka terlihat kompak.

Senang juga kan masa muda tak hanya sekolah dan dirumah saja. Tapi aga kegiatan positive yang mempererat silaturahmi antar tetangga. Mereka jadi kenal satu sama lain. Antara pemuda – pemudi dengan orang yag lebih tua. Mereka juga tau sopan santun, ramah dengan satu sama lain. Seru banget deh walau hanya melihat keakraban mereka. Karena aku sendiri juga pernah mengalaminya. Heheee,,



~ My Gallery ~

Gimana asik sekali kan budaya Nyinom di desa? Ada juga di daerahmu?

Terima kasih sudah membaca tulisannku ini..

Semoga bermanfaat ya..





Posting Komentar

0 Komentar